Minggu, 06 Mei 2018

Arti Kata Sebab Sebagai Kata Penghubung

Kata sebab biasanya dipakai sebagai penghubung kalimat sama halnya dengan kata “dan, jika, apalagi dll” yang setiap kita membuat kalimat pastilah membutuhkannya. Lalu apakah arti kata sebab dan penggunaan dari kata hubung tersebut?. Sebab yaitu hal yang menjadikan timbulnya sesuatau. Lalu seperti apakah kata penghubung itu?

Kata penghubung (konjungsi) atau yang juga sering disebut dengan kata sambung adalah kata yang berfungsi sebagai penghubung antara satu kata dengan kata lainnya (dalam sebuah kalimat), atau satu kalimat dengan kalimat lainnya (dalam sebuah paragraf). Terdapat banyak jenis kata penghubung dan penggunaanya harus disesuaikan dengan struktur dan maksud yang ingin disampaikan. Seperti halnya arti kata sebab yang menjadi sebagai salah satu kata hubung yang seringkali dipakai.
Sebelum menggunakan kalimat penghubung maka perlunya mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri dari kata penghubung tersebut. (1) Jika menghubungkan antar kata, maka letaknya sering ditengah kalimat, Sedangkan jika menghubungkan antar kalimat, maka letaknya sering diawal kalimat kedua, (2) Memiliki subjek yang sama baik ketika menghubungkan antar kata atau antar kalimat, (3) Sering diikuti dengan koma ketika menghubungkan antar kalimat. Sebagai contoh jika kita ingin menggunakan arti kata sebab sebagai penghubung kalimat kita “ putra dihukum ibu guru sebab ia tidak mengerjakan PR”. Biasanya penggunaan kata sebab ini akan disertai dengan akibat yang didapatkan seperti yang ada dalam contoh disebabkan tidak mengerjaka PR, maka akibat yang harus didapat putra yaitu dihukum.

Setelah tahu mengetahui arti kata sebab dan sudah tau penggunaan kata hubungnya, maka kalain juga harus tahu kalau kata hubung itu banyak sekali jenisnya. Supaya kalian lebih memahami tentang apa itu kata hubung, nah untuk itu penulis akan berikan informasinya untuk kalian semua.

1. Kata Penghubung Koordinatif
Kata Penghubung Koordinatif adalah kata penghubung yang berfungsi menghubungkan kata dengan kata, atau kalimat dengan kalimat, dimana kata atau kalimat yang dihubungkannya memiliki kedudukan setara/sederajat. Beberapa contoh kata penghubung koordinatif antara lain adalah :
Kata Penghubung Koordinatif penambahan Contohnya : “dan”
kalimatnya Ayah dan ibu pergi ke pasar.
Kata Penghubung Koordinatif Pendampingan Contohnya : “serta”
kalimatnya Ia membeli buku, pulpen, pensil, serta penggaris.
Kata Penghubung Koordinatif Pemilihan Contohnya : “atau”
Kamu boleh memakai baju kemeja atau kaos.
Kata Penghubung Koordinatif Perlawanan Contoh : “tetapi, melainkan”
Ia pergi untuk belajar tetapi lupa membawa pensil.
Buku ini bukan milik saya, melainkan milik Andi. \
Kata Penghubung Koordinatif Contohnya : padahal, sedangkan
Roni memakai baju yang tebal, padahal hari ini tidak hujan.
Rudi pergi ke sekolah menggunakan sepeda sedangkan adiknya naik angkot.

2. Kata Penghubung Subordinatif
Kata Penghubung Subordinatif Watu
Contohnya : sejak, sewaktu, ketika, sebelum, sambil, dll.
Mereka sudah diajari berenang sejak kecil.
Kata Penghubung Subordinatif Atributif
Contohnya : yang
Ibu selalu memilih buah yang masih segar.
Kata Penghubung Subordinatif Tujuan
Contohnya : agar, supaya, biar
Kamu harus banyak belajar supaya pintar.
Kata Penghubung Subordinatif Syarat
Contohnya : jika, kalau, asalkan, bila, manakala
Saya akan pergi ke bioskop asalkan kamu yang membeli tiketnya.
Nah itu tadi sedikit ulasan yang bisa penulis sajikan mengenai apa itu arti kata sebab, kemudian penggunaan kata sebab sabagai kata hubung, dan juga yang tidak kalah penting jenis-jenis dari kata hubung yang perlu kalian semua ketahui.

Top