Negara berkembang ialah negara yang masih mengalami perkembangan. Salah satu ciri-cirinya ialah angka persen pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Masyarakat negara berkembang umumnya masih tradisional dan beberapa diantaranya mulai mengalami modernisasi. Dibutuhkan perubahan secara menyeluruh agar sanggup menjadi negara maju, termasuk dari segi sikap dan aktivitas. Berikut ialah acara utama masyarakat negara berkembang berdasarkan pendapat saya. Langsung saja kita simak yang pertama:
1. Bertani
Sektor perekonomian negara berkembang masih mengandalkan pertanian. Sistem pertanian juga masih tradisional. Jumlah perindustrian masih sedikit kalau dibandingkan dengan tenaga kerja yang tersedia. Sehingga angka pengangguran di negara berkembang cenderung tinggi.
2. Serba Tradisional
Sebagian besar penduduk negara berkembang belum mengenal alat-alat modern. Mereka masih mengandalkan kekuatan otot atau peralatan tradisional untuk membantu aktivitasnya. Hanya penduduk yang tinggal di kota-kota besar saja yang sudah mengenal peralatan modern.
3. Lebih Suka Melakukan Sesuatu yang Kurang Bermanfaat
Karena sebagian besar tinggal di pedesaan, penduduk kebanyakan punya banyak waktu luang. Waktu luang itu seringkali dipakai untuk melaksanakan hal-hal yang kurang bermanfaat menyerupai mer0kok, berj*di, merumpi, pesta m1ras, dll. Pendidikan yang rendah menciptakan mereka tidak punya pilihan lain selain melaksanakan hal tersebut.
4. Cenderung Konsumtif
Masyarakat kota di negara berkembang cenderung konsumtif. Pendidikan yang rendah menciptakan mereka sangat gampang tergiur dengan iklan sehingga mereka membeli sesuatu yang tidak terlalu mereka butuhkan. Masyarakat negara berkembang juga lebih suka memakai produk luar negeri sebab kualitasnya dianggap bagus.
5. Kedisiplinan Kerja yang Rendah
Kurangnya keterampilan dan budaya malas yang masih membudaya menciptakan produktivitas para tenaga kerja di negara berkembang cenderung rendah. Mereka takut menghadapi tekanan sosial kalau beliau lebih rajin ketimbang orang lain. Mereka terlalu terpengaruh dengan budaya luar yang sepintas terlihat santai tapi dengan upah tinggi.
6. Lebih Suka Menggunakan Kendaraan Pribadi
Kebanyakan penduduk negara berkembang telah mengenal kendaraan bermotor terutama sepeda motor. Mereka lebih suka bepergian dengan memakai kendaraan bermotor ketimbang sepeda atau kendaraan umum. Selain sebab sarana angkutan umum yang kurang dan tidak aman, tidak efisien menjadi salah satu alasannya. Padahal di negara maju menyerupai Singapura semua golongan baik kaya maupun tidak tetap memakai kendaraan umum atau sepeda.
7. Suka Memproduksi Keturunan
Satu keluarga di negara berkembang sanggup mempunyai lebih dari empat anak. Mereka berpikir bahwa lebih banyak anak maka lebih baik. Mereka tidak pernah mempedulikan acara pemerintah menyerupai acara KB. Padahal negara berkembang biasanya mempunyai jumlah penduduk yang tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang ada. Tidak menyerupai negara maju yang rata-rata satu keluarga hanya punya satu atau dua anak.
8. Suka Melawan Hukum
Dalam beraktivitas, masyarakat lebih suka melawan aturan kalau dianggap sanggup menguntungkan dirinya. Bagi sebagian penduduk negara bekembang, aturan dibentuk untuk dilanggar. Kesadaran penduduk akan aturan masih sangat rendah. Itulah alasan mengapa di negara berkembang lebih sering terjadi pelanggaran, pembajakan, kejahatan, korupsi, dll.
9. Jarang Membaca
Membaca merupakan acara yang sangat jarang dilakukan penduduk negara berkembang. Mereka hanya menganggap bahwa berguru itu idealnya dilakukan dikala usia remaja. Bahkan cukup umur dan bawah umur sudah jarang sekali membaca. Sulitnya terusan ke bacaan yang bermutu dan budaya masyarakat yang memang tidak mengenal buku menciptakan mereka menjadi malas membaca.
Anda sanggup request artikel perihal apa saja, kirimkan request Anda ke